TOR Evaluasi Kegiatan …

FORMAT KERANGKA ACUAN KEGIATAN

Perencana : Imraan Muslim

Unit Organisasi : HMJ TP 2009

Satker : Biro PSDM

Program : Forum Evaluasi

Kegiatan : Evaluasi Departemen

Sub Kegiatan : Kinerja Pengurus

Detil Kegiatan :

1.Latar Belakang a. Dasar Hukum AD/ART HMJ TP, VISI-MISI HMJ TP 2009, Tugas dan Wewenang Kerja Biro PSDM b. Gambaran Umum Kegiatan evaluasi kinerja adalah suatu hal yang penting bagi organisasi yang ingin menempatkan posisinya dalam tingkatan organisasi yang terkendali. Evaluasi kinerja merupakan suatu aspek dalam menilai keberhasilan kerja organisasi. Evaluasi kinerja ini harus dilakukan dengan melihat subjek yang ingin dievaluasi. Evaluasi kinerja harus melacak pada kerja-kerja departemen dalam organisasi tersebut. Departemen dalam organisasi HMJ TP 2009 berperan penting sebagai ujung tombak bentuk kerja pelayanan HMJ TP 2009 kepada mahasiswa TP di jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitaz Negeri Jakarta.

2.Kegiatan yang Dilaksanakan

a. Uraian Kegiatan Kegiatan dalam Forum Evaluasi yang akan dilaksanakan ini dilakukan dalam dua kegiatan yang fleksibel dan terpisah. Kegiatan pemberian materi dan kegiatan evaluasi. Kegiatan pemberian materi merupakan sebuah fasilitasi bagi pengurus HMJ TP dalam meningkatakan kualitas diri sebagai anggota organisasi. Kegiatan evaluasi dibuat dalam dua kegiatan. Kegiatan evaluasi yang dilakukan pertama adalah mengevaluasi kinerja departemen dalam melaksanakan peran, tugas dan program kerjanya. Kegiatan evaluasi kedua adalah mengevaluasi kinerja individu sebagai pengurus dan anggota HMJ TP 2009.

b. Batasan Kegiatan Kegiatan evaluasi dibatasi pada peran, tugas dan program kerja yang telah dibuat oleh departemen selama satu periode. Evaluasi kinerja individu juga dibatasi pada kriteria pengurus HMJ TP 2009 dan tanggung jawab pada program kerjanya.

3.Maksud dan Tujuan

a. Maksud Kegiatan Kegiatan dalam Forum Evaluasi ini dimaksudkan untuk memudahkan tugas Ketua HMJ TP 2009 dalam menilai kinerja departemen dan organisasi HMJ TP 2009 secara keseluruhan.

b. Tujuan Kegiatan Merancang rencana peningkatan kualitas diri. Membuat standar penilaian kinerja departemen. Mendata profil departemen dan biro. Mengukur pencapaian kinerja departemen.

4.Indikator Keluaran dan Keluaran

a. Indikator Keluaran (kualitatif) : Membuat rencana penyampaian materi pengetahuan Merancang rencana peningkatan kualitas diri. Membuat standar penilaian kinerja departemen. Mendata profil departemen dan biro. Mengukur pencapaian kinerja departemen.

b. Keluaran (Kuantitatif) : Setiap pertemuan Forum Evaluasi, seluruh peserta membuat satu artikel tentang kualitas diri, minimal 3 kali dalam satu periode. Setiap peserta membuat rencana peningkatan kualitas diri; baca buku, klub bakat-minat, dll. Di update setiap pertemuan, minimal 2 kali pertemuan. Adanya form penilaian kinerja yang selalu terbarui, minimal 3 kali. Adanya profil departemen dan biro. Adanya form penilaian kinerja departemen dan biro.

5.Cara Pelaksanaan Kegiatan

Metode Pelaksanaan :

Agenda Waktu : 3 bulan sekali: April, Juli, Oktober, Desember.

Sumberdaya : minimal 3 staf Biro PSDM, 4 anggota tiap departemen dan biro

Perangkat : Presensi, Form Biodata, AD/ART dan GBPO HMJ TP 2009, …

Tahapan Kegiatan : Penerapan model evaluasi empat level dari Kirkpatrick dalam pelatihan dapat diuraikan dengan persyaratan yang diperlukan sebagai berikut.

a. Level 1: Reaksi Pengumpulan data evaluasi pada level ini adalah Survai dengan skala pengukuran yaitu skala Likert. Komponen-komponen tersebut berikut indikator-indikatornya adalah: 1. Instruktur/ pelatih. Dalam komponen ini terdapat hal yang lebih spesifik lagi yang dapat diukur yang disebut juga dengan indikator. Indikator-indikatornya adalah kesesuaian keahlian pelatih dengan bidang materi, kemampuan komunikasi dan ketermapilan pelatih dalam mengikut sertakan peserta pelatihan untuk berpartisipasi. 2.Fasilitas pelatihan. Dalam komponen ini, yang termasuk dalam indikator-indikatornya adalah ruang kelas, pengaturan suhu di dalam ruangan dan bahan dan alat yang digunakan. 3.Materi. Yang termasuk indikator dalam komponen ini adalah kesesuaian materi dengan tujuan Forum Evaluasi, kesesuaian materi dengan peningkatan kualitas diri. 4.Handouts. Dalam komponen ini indikatornya adalah berapa jumlah handouts yang diperoleh, apakah membantu atau tidak.

b. Level 2: Pembelajaran Pada level evaluasi ini untuk mengetahui sejauh mana daya serap peserta program pelatihan pada materi Forum Evaluasi yang telah diberikan, dan juga dapat mengetahui dampak dari program pelatihan yang diikuti para peserta dalam hal peningkatan knowledge, skill dan attitude mengenai suatu hal yang dipelajari dalam pelatihan. Pandangan yang sama menurut Kirkpatrick, bahwa evaluasi pembelajaran ini untuk mengetahui peningkatan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperoleh dari materi pelatihan. Oleh karena itu diperlukan tes guna utnuk mengetahui kesungguhan apakah para peserta megikuti dan memperhatikan materi pelatihan yang diberikan. Dan biasanya data evaluasi diperoleh dengan membandingkan hasil dari pengukuran sebelum pelatihan atau tes awal (pre-test) dan sesudah pelatihan atau tes akhir (post-test) dari setiap peserta.

c. Level 3: Perilaku Pada level ini, diharapkan setelah mengikuti pelatihan terjadi perubahan tingkah laku peserta (karyawan) dalam melakukan pekerjaan. Dan juga untuk mengetahui apakah pengetahuan, keahlian dan sikap yang baru sebagai dampak dari program pelatihan, benar-benar dimanfaatkan dan diaplikasikan di dalam perilaku kerja sehari-hari dan berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kinerja/ kompetensi di unit kerjanya masing-masing.

d. Level 4: Hasil Hasil akhir tersebut meliputi, peningkatan hasil produksi dan kualitas, penurunan harga, peningkatan penjualan. Tujuan dari pengumpulan informasi pada level ini adalah untuk menguji dampak pelatihan terhadap kelompok kerja atau organisasi secara keseluruhan. Sasaran pelaksanaan program pelatihan adalah hasil yang nyata yang akan disumbangkan kepada perusahaan sebagai pihak yang berkepentingan. Walaupun tidak memberikan hasil yang nyata bagi perusahan dalam jangka pendek, bukan berarti program pelatihan tersebut tidak berhasil. Ada kemungkinan berbagai faktor yang mempengaruhi hal tersebut, dan sesungguhnya hal tersebut dapat dengan segera diketahui penyebabnya, sehingga dapat pula sesegera mungkin diperbaiki.

6.Tempat Pelaksanaan (terlampir)

7.Panitia Pelaksana dan Penanggung Jawab (terlampir)

8.Jadwal Kegiatan (terlampir)

9.Biaya Kegiatan (terlampir)

Perencana & Penanggung Jawab


Imraan Muslim

NIM: 1215 06 1040

Iklan

Tentang imraan muslim

imraan muslim adalah seorang merupakan mahasiswa (prodi) Teknologi Pendidikan dengan konsentrasi pada Human Performance Technology. Saya biasa dipanggil imronQren, juga memiliki e-mail di imron_qren@yahoo.co.id imraanmuslim@gmail.com Impian saya masih akan beberapa tahun lagi dari sejak saya tulis ini (), beberapa adalah : 1. Menyelenggarakan suatu event seminar ataupun training berskala besar, menjadi pembicara di suatu pelatihan berskala besar,... 2. Mengelola SDM sekolah yang ada di Bojonggede, 3. Membangun sekolah berstandar nasional yang unik nan unggul di Bojonggede, 4. Membangun Pusat Sumber Belajar yang terlengkap dgn beragam program/pelayanan di Bojonggede, 5. Membangun iQ-Land di Bojonggede-Cibinong sesuai dengan konsep MICE, akulturasi budaya, nintendo-IPTEK-indonesia, Apakah Anda berminat untuk mendukung dan berpartisipasi menggapai impian saya ?! Tantangan besar dan berat memang ... tapi selalu ada jalan untuk orang yang bermimpi !!
Pos ini dipublikasikan di performance technology dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s