Ini saya, siapa Anda?

wordpress memang tempat yang cukup cocok untuk mengembangkan tulisan ini. Sungguh, sebelum ini sudah mencoba untuk membuat catatan sejarah hidupku sendiri…

imronQren

Aku, ups. Saya.  Saya memang masih baru dalam menulis, apalagi untuk menulis catatan diri sendiri. Antara malu dan luapan ekspresi hati.

Buat pembaca yang mampir, monggo,  dipersilahkan untuk menulis komentar. Saya senang apabila ada tamu datang dan bercakap-cakap meski hanya sekedar menyapa. ^_^
—————————————————————————
it is shame ,…But i have a deal to write my own history even that worse

Iklan
Dipublikasi di meng-inspirasi diri, tentang saya | Meninggalkan komentar

Trainer Profile

Hello everyone. Profile of this blog is a medium to introduce myself as a trainer. I have experience as a teacher, assistant trainer, trainer at a company well-known retail fashion accessories.

I also have a basic knowledge about the training of the leading universities in Jakarta, Indonesia.

This time I wanted to be useful for colleagues who want to join in the training classes that I hold. I organized training in the two main themes.

The first is the theme of Leadership, including the organization and development of a program of activities.

The second is the theme of the sale, including the importance of sales for entrepreneurs, and salespeople.

Feel free to contact me if your organization requires training for human resources. Remember, if your organization has a core business in the sale, it is important to train your freshman-salespeople to be the best in performance.

imran
Bojonggede, Bogor, Indonesia

0819.0560.7431

Willing to come into the classrooms of schools, colleges, offices, even at the mall.

Dipublikasi di Tekinpreneur Proposal | Tag | Meninggalkan komentar

Laporan English Debating Competition

Executive Summary
oleh Imraan Muslim
English Debating Competition (EDCO) 2010
Universitas Negeri Jakarta, May, 07, 08-09 2010

Tidak bosan saya mengulang paragraf pendahuluan dengan kalimat seperti ini, “Kompetisi adalah salah satu cara untuk mencapai prestasi”. Kebutuhan untuk berprestasi adalah salah satu bentuk motivasi. Kompetisi dapat terjadi untuk berbagai hal. Kompetesi juga dapat dilakukan oleh berbagai orang, lembaga ataupun bentuk eksistensi lainnya. Berkompetisi berarti mendapatkan orang lain atau lembaga lainnya sebagai saingan agar diri kita menjadi lebih baik dari mereka. Ketika dapat motivasi untuk menjadi lebih baik-dari pihak lain, prestasi dapat dicapai dengan gemilang!

Kompetisi untuk berprestasi untuk program studi kita, Teknologi Pendidikan, muncul ketika datang peluang dari panitia English Debating Competition (EDCO) 2010 yang mengundang jurusan kita untuk mengikuti kompetisi debat yang akan mereka adakan. Kompetisi EDCO 2010 ini adalah yang kedua kali tim mahasiswa TP ikuti. Sungguh suatu prestasi bahwa kita kita, TP, dapat mengikuti kompetisi ini kembali. Apakah kita akan berprestasi seperti dulu atau LEBIH BERPRESTASI saat ini, ini lah kabarnya.

Kami mengikuti kompetisi debat yang didakan oleh Jurusan Bahasa Inggris untuk menjaring mahasiswa yang berpotensi mengikuti debat di tingkat nasional (NUEDC dan PIMNAS 2010). Total peserta yang mengikuti kompetisi debat ini sebanyak 1 tim dari berbagai jurusan di Universitas Negeri Jakarta.

Kompetisi ini akan menggunakan format debat Asian Parliamentary yang terdiri dari 3orang dalam satu timnya. Kompetisi diikuti oleh maksimum 2 tim dari berbagai jurusan atau program studi yang diundang untuk mengirimkan perwakilannya.
Detil laporan utama untuk tim debat dari program studi Teknologi Pendidikan adalah sebagai berikut :
 Dukungan moral dari Ketua Jurusan Kurikulum dan Tekonologi Pendidikan, Ibu Dewi Salma P.
 Tim yang dikirim sebanyak dua tim, didampingi oleh Imraan Muslim (TP’06)
 Tim pertama (1) terdiri dari Amelia, (TP’08), Amanda (TP’8) dan Anggia (TP’09)
 Tim kedua (2) terdiri dari Ubaidah (TP’08), dan Zahrotul Uyun (TP’08) dan Niken (TP’09)
 Kita telah melakukan 3 kali pertemuan untuk pembentukan dan latihan bersama.
 Total peserta yang mengikuti EDCO 2010 sebanyak 20 tim dari berbagai jurusan.

Kompetisi EDCO 2010
Tema EDCO 2010 kali ini adalah ”Open Your Eyes of Global Chances…”. Hal ini yang menjadikan kegiatan debat dipandu oleh suatu topik internasional yang menjadi mosi untuk didebatkan oleh peserta. Mosi debat ini biasanya adalah topik-topik yang sedang (masih) hangat dibicarakan masyarakat lokal ataupun global. Kompetisi dengan format debat Asian Parliamentary meminta dua tim yang terdiri dari Affirmative Team dan Negative Team. Mereka terdiri dari tiga orang untuk menjadi pembicara dengan ketentuan tertentu (lampiran).

Hasil yang menggembirakan dari kompetisi ini adalah kedua tim dapat lolos menuju perdelapan final (Sabtu, 8/5) dan meneruskan ke babak perempat final (Minggu, 9/5). Skor kedua tim dalam babak penyisihan hari pertama cukup menggemberikan. TP 1 dengan total 3 Victory Point (VP), margin skor 10 poin dan total skor 514. Sedangkan TP-2 maju ke perempat final dengan skor 2 VP, margin skor 3,03 dan total skor 505. Skor nilai dan kemampuan mereka berkompetisi dengna selisih yang tidak terlalu jauh dengan tim lain. Hal ini lagi-lagi menunjukkan bahwa mahasiswa TP berpotensi untuk menggapai prestasi.

Jumlah peserta yang mengikuti EDCO tahun ini meningkat 50% dari tahun lalu. Sebanyak 20 tim terdiri dari jurusan dan program studi : Bhs.Inggris (2), Bhs.Perancis, Bhs.Arab, Bhs.Jepang, Bhs.Indonesia(2), Administrasi, Akuntansi (2), Kimia, Biologi, Matematika-1, Ekonomi, Fakultas Ilmu Keolahragaan (Somekinestika), Teknologi Pendidikan (2) dll. Hasil seleksi untuk perdelapan final adalah TP-1, Bhs.Inggris-1, Matematika-1,TP-2, Administrasi, Bhs.Indonesia-1, Kimia, Perancis.

Babak perdelapan final, kedua Tim TP saling berhadapan. Sungguh suatu hal yang baru terjadi. Para senior dan juri dari UNJ bahkan kebingungan dengan mekanisme yang membuat kedua tim TP saling bertemu. Biasanya mekanisme mempertemukan antar tim yang memiliki skor tertentu, Match Up. Namun kali ini panitia membuat sebuah sistem random. Mereka harus bertarung untuk topik ”This House belive that Death Penalty is Necessity”. Wow! Saya yang saat itu mengetahuinya merasa terkejut. Apalagi teman-teman TP. Amel bahkan sampai panik. Ubaidah hanya bisa pasrah. Hal ini karena mereka harus saling menggigit sampai salah satu tidak bisa mengikuti babak selanjutnya. ~_~’. Juri untuk babak TP ini terdiri dari Mr. Fahri, Mr.Hasan, dan Ms. Molly dari UNJ.

Babak perempat final, tersisa untuk dua tim. Ke empat tim tersebut adalah Bhs.Inggris-1, Bhs. Perancis, TP-2, dan Bhs.Indonesia1. Bagaimana mungkin kedua tim TP dapat masuk ke perempat final kalau bukan dari semangat dan motivasi berprestasi. Saya rasa begitu pula dengan tim dari jurusan lain. Mereka berhasrat atas prestasi yang akan mereka dapat. Mereka berlatih dengan tenggat waktu yang sempit. Mereka maju dengan pengalaman berdebat dan bahasa inggris yang minim. Mereka berdoa untuk mendapatkan yang terbaik untuk semuanya…

Final Round
Babak final menyisakan dua tim. Hasil dari pertarungan antar tim TP menghasilkan kekalahan bagi Amanda,dkk di TP-1. hasil ini membawa Ubaidah, dkk dari TP-2 masuk ke babak final bertarung dengan tim Bhs.Inggris-1. Topik final adalah ”THBT Every Country Should Have The Right To Posses Nuclear Weapons”. Tim TP-2 berada di posisi Affirmative dan sebaliknya untuk tim Bhs.Inggris-1.

Perlu diketahui, tim Bahasa Inggris-1 adalah mereka yang menjadi pemenang pada EDCO 2009 dan telah mengikuti berbagai kompetisi debat di luar kampus. Bagaimana peluang TP-2 ?? Tim TP yang ikut serta ke EDCO 2010 ini adalah mereka yang pada tahun lalu telah ikut. Beberapa individu memiliki pengalaman debat sejak sekolah. Well, kalau dibandingkan bagaimana pengalaman yang didapat dalam debat, Tim TP -2 masih jauh dari kemenangan melawan Bhs.Inggris-1.

—————
Kesimpulan = hasil + saran +apresiasi

Babak final antara TP-2 dengan Bhs.Inggris-1 mencapai puncaknya pada Minggu, 9 Mei 2010 pukul 15.30. para juri telah memberikan saran dan evaluasi tentang pelaksanaan babak final. Masih terlihat keraguan diantara kedua tim dalam melakukan debat hal ini karena masih kurangnya waktu bagi peserta untuk melakukan penelitian terkait dengan topik debat. Pengumumannya adalah … dengan selisih skor 3 poin, TP-2 harus merelakan kemenangan untuk Bhs.Inggris-1.

Potensi Prestatif
Kemenangan untuk posisi kedua ini adalah suatu potensi prestatif untuk TP. Harus ada langkah-langkah pengenalan dan pengembangan potensi mahasiswa TP untuk menjuarai suatu kompetisi. Pengenalan dan pengembangan potensi ini tidak bisa hanya menjadi suatu hal yang taken for granted untuk hal-hal yang hanya sekali dan temporer. Fasilitasi pengembangan potensi mahasiswa TP harus dilakukan oleh berbagai pihak, khususnya Jurusan dan HMJ TP. Fasilitasi ini harus dipandang sebagai suatu bentuk investasi untuk menggapai prestasi. Prestasi tidak saja untuk mahasiswa itu sendiri tapi juga untuk Jurusan dan HMJ TP. Prestasi tidak saja berarti pengembangan keterampilan dan kemampuan mahasiswa tapi juga suatu bentuk untuk menunjukkan nilai tambah HMJ TP dan gengsi Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan.

Laporan ini merupakan suatu bentuk kesadaran diri dan kewajiban saya sebagai pendamping mahasiswa yang mengikuti kompetisi debat tingkat universitas ini. Kewajiban karena ada suatu bentuk tanggung jawab ketika saya mencoba menangkap peluang yang ada di depan mata. Tanggung jawab ketika saya menyebarkan informasi dan mempengaruhi mahasiswa untuk mengikuti kompetisi debat ini sejak tahun lalu. Hal ini juga tanggung jawab karena saya masih mahasiswa Teknologi Pendidikan dan tentunya anggota HMJ TP.

Bagaimana kelanjutannya ?

Mahasiswa, Dosen, Jurusan, dan HMJ TP harus dapat mengambil peluang yang ada di depan mata untuk pencapaian prestasi. Prestasi dapat berarti pengembangan diri, peningkatan nilai tambah dan nilai jual untuk siapapun yang mau berlomba-lomba dalam prestasi. Hal ini tidak akan bisa dianggap biasa saja. Momentum ini sekaligus mendukung diharuskannya pembinaan yang kontinuitas untuk pengembangan potensi mahasiswa TP, apapun itu (tentunya khususnya yang dikompetisikan, seperti : Penulisan Ilmiah, Pekan Kreativitas Mahasiswa, Mahasiswa Berprestasi). Demikian laporan dari saya. Pribadi yang mudah salah ini mohon maaf atas segala kekurangan.

Salam Prestatif !

Imraan Muslim (TP’06)
1215 06 1040

Dipublikasi di 1, meng-inspirasi diri, tentang saya | Tag , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Executiv3 Summary Seminar Sehari EntrePreneurShip @ SMK MANDIRI

Laporan kegiatan Tekinpreneur-Proposal dalam Seminar Sehari Entrepreneur Mandiri

Waktu : Selasa, 16 Maret 2010
Tempat : SMK Mandiri

Entrepreneur adalah orang-orang yang mampu merubah kotoran dan rongsokan menjadi emas (Ciputra,2008). Hal ini juga berarti sesuatu yang dilihat sebagai peluang adalah sesuatu yang akan menjadi ”emas”.

Entrepreneurship memang menjadi sesuatu hal yang dianggap sudah biasa bagi pelajar sekolah kejuruan. Entrepreneurship bahkan sudah dipelajari secara intrakurikuler di sekolah kejuruan. Namun tidak banyak dari sekolah-sekolah kejuruan itu yang mampu melihat peluang-peluang entrepreneur yang datang.

Sekolah Menengah Kejuruan Mandiri adalah salah satu sekolah yang dapat melihat peluang entrepreneur ini. Pertemuan kami dengan pembina OSIS SMK Mandiri, Bapak M. Atib, S.E menghasilkan suatu langkah entrepreneurship. Sebuah seminar sehari bertema Entrepreneur Mandiri dilangsungkan pada Selasa (16/3) lalu.

Seminar sehari ini adalah suatu langkah awal menumbuhkan minat dan potensi entrepreneur didalam diri pelajar SMK Mandiri. Seminar sehari ini memudahkan pemahaman para pelajar tentang konsep entrepreneur. seminar ini membawa konsep entrepreneur yang dilakukan oleh berbagai entrepreneur di berbagai dunia. Konsep entrepreneur adalah orang-orang yang dapat merubah rongsokan dan kotoran menjadi emas disebarkan oleh Dr.(HC) Ciputra.

Seminar sehari Entrepreneur Mandiri ini dihadiri oleh 22 pelajar yang berstatus siswa dan OSIS SMK Mandiri. Kehadiran mereka memberikan warna original bagaimana potensi entrepreneur di dalam diri mereka. Ada peserta yang bersemangat untuk mencoba membuat sebuah handycraft gantungan kunci dan souvenir lain. Ada peserta yang paham bagaimana posisinya diantara teman-temannya karena berpengalaman melakukan usaha penjualan, dan sebagainya.

Kami berharap kegiatan seminar sehari ini akan berlanjut ke Workshop Entrepreneur Mandiri. Hal ini diamini oleh Pembina OSIS SMK Mandiri, M.Atib,S.E. yang telah menjadi pembina OSIS sejak 2009.
—- —- —-

Testimoni

1. Ratna Sari (Ketua OSIS SMK Mandiri) :
”Materi seminar ini sangat menarik…bahkan banyak pengetahuan yang sebelumnya belum saya ketahui dan mengerti, sekarang saya bisa lebih tahu apa itu entrepreneur. Acaranya juga menarik karena ada permainan-permainan yang membuat saya tidak bosan dan semangat untuk mengikuti seminar ini.”

2. Rizky Tri Wahyu R (Pelajar, anggota OSIS) ”
”Menurut saya dengan adanya seminar tentang entrepreneur, kita dapat menambah wawasan pelajaran disekolahan dan menambah motivasi kita untuk lebih mandiri serta dapat menjadi peluang buat kita untuk mencapai sesuatu yang diinginkan.”

Sultan Achmed Sech jj (Waka 1 OSIS)
”…bagus untuk mendorong kita paham apa itu kewirausahaan…”

Egi Rizky Suhada (Pelajar dan OSIS SMK Mandiri)
”Materi yang disampaikan sangat bagus karena materi yang disampaikan tadi ada yang belum disampaikan di sekolah oleh guru studi.”

Dipublikasi di meng-inspirasi diri, Tekinpreneur Proposal, tentang saya | Tag , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Executive Summary Seminar Entrepreneurship di SMK PIONIR

Seminar sehari “Entrepreneurship For All” telah terlaksana di SMK PIONIR Bojonggede. Pelaksanaan pada sabtu, 24 April 2010 pada jam 11.30 memberikan nuansa baru bagi siswa dan guru SMK PIONIR.

Seminar sehari ini menggagas pemahaman entrepeneurship sebagai suatu bentuk jalan terbaik menghadapi kompetisi lulusan sekolah yang mencari lowongan pekerjaan. Sebuah hal yang menarik dari awal mula seminar sehari ini digagas adalah ketika kepala SMK PIONIR, Dra. Tuti Suryati, langsung menangkap rencana ini sebagai peluang.

Seminar sehari ini adalah sebuah peluang bagi siswa untuk mendapatkan pemahaman yang mudah tentang entrepreneurship. Seminar sehari ini juga merupakan peluang bagi sekolah untuk membuka diri terhadap informasi baru dari luar.

Jelas ada potensi besar entrepreneur muda dari siswa SMK PIONIR. Ada keinginan besar untuk membuat usaha konveksi pakaian. Ada pula yang ingin menjadi intrapreneur sebagai Manajer Akuntan suatu perusahaan.

Seminar sehari ”Entrepreneur For All” ini bertujuan untuk memancing potensi-potensi entrepreneur di dalam diri peserta. Para siswa harus kenal dengan potensi dirinya sendiri. Mereka juga harus tahu apa keinginan mereka sendiri. Mengenal bahwa mereka berpotensi menjadi seorang entrepreneur akan mengantarkan mereka pada pilihan mau atau tidak mau menjadi entrepreneur.

Seminar sehari ini membawa gagasan DR.(HC) Ir. Ciputra tentang mereka yang mampu merubah kotoran dan rongsokan menjadi emas. Setiap orang dapat menjadi entrepreneur dengan peran yang sederhana. Mereka yang masih berada di lingkungan sekolah dapat menjadi entrepreneur di bidang akademik. Mereka yang berada di lingkungan bisnis dapat menjadi entrepreneur. Mereka yang hidup di masyarakat dan bergerak atas dasar kepedulian dapat menjadi entrepreneur dibidang sosial. Mereka yang bergerak di bidang pemerintahan dapat menjadi entrepreneur (Government Entrepreneur).

Menjadi seorang entrepreneur tidak hanya dapat bersumber dari bakat dan kemampuan modal. Peter F. Drucker mengatakan bahwa menjadi entrepreneur dapat dilakukan dengan terus berlatih, dan belajar. Hal ini lah yang menjadi gagasan kenapa ada sekolah kejuruan. Mereka yang bersekolah ini memiliki beban belajar sampai 1000 jam untuk menjadi ahli di suatu bidang. Jadi, peluang pelajar SMK untuk menjadi seorang entreprenuer lebih besar dari pelajar jenis sekolah lainnya.

Kami melihat peluang besar untuk berbagi pengetahuan dan membuka akses pengembangan diri dengan SMK PIONIR. Kami, Tekinpreneur Proposal, mengucapkan terimakasih atas kerjasama seminar sehari ini. Kami harapkan kegiatan dan program lainnya dapat terus berlanjut dikemudian hari.

Dipublikasi di 1, Inspirasi Tugas Kuliah, Tekinpreneur Proposal, tentang saya | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Laporan Kegiatan OPEN HOUSE & Seminar “The Miracle of Qur’anic Numbers”

Hari Ahad (27 Robiul Awal 1431 H) 21 Februari 2010 lalu, sebuah kegiatan seminar sekaligus Open House IRAM digelar di Masji Al Muhajirin, Perum.Bojong-Depok Baru. Kegiatan ini merupakan kegiatan pertama yang dilaksanakan oleh pengurus IKRAM periode baru (2009).

Kegiatan seminar dengan tema ”Keajaiban Angka-angka dalam Al Qur’an” dimulai pada pukul 09.00. Moderator sdr.Rifqi Firmanda menemani pembicara seminar, Ustadz Musta’in Habib Achsan, S.Pd. Pembicara yang juga sebagai pengajar matematika di sebuah sekolah di Desa Sudimampir, memberikan suatu pengetahuan baru tentang angka-angka dalam Al Qur’an.

Al Qur’an memiliki sebuah kunci otentisitas atau keaslian berupa perhitungan matematis. Sebuah perhitungan yang orang biasa tidak pernah perhatikan. Keaslian Al Qur’an sebagai sebuah wahyu dan karya Illahi ditunjukkan dengan memiliki kriptografi atau kunci dari jumlah huruf dalam ”Bismillahirrahmaanirrohiim”.

Subhanallah…ma kholaqta haaza baatila…Sungguh pengetahuan dan pemahaman baru bagi peserta bapak-bapak dan ibu serta remaja dan anak-anak dilingkungan mesjid. Jumlah peserta yang hadir sebanyak kurang lebih 100 orang. Setelah sesi seminar itupun Ustadz Musta’in dengan kerendahan hati, masih mau memberikan materi-materi lainnya terkait keajaiban ilmiah dalam Al Qur’an. Namun apa daya, waktu yang disediakan dalam acara ini hanya sampai pukul 12.00.

Sesi kedua dan yang terakhir adalah Open House Ikatan Remaja Al Muhajirin (IKRAM). Sesi ini mencoba memperkenalkan kepengurusan periode baru IKRAM dengan dipimpin oleh sdr. Agi Maulana. MC acara ini, sdr. Bewash memandu rangkaian acara dari awal hingga akhir. Do’a disampaikan oleh Ustadz Musta’in dan diakhiri dengan pemberian tanda mata dari pengurus IKRAM dan DKM Al Muhajirin, yang diwakili oleh Bpk.Letmiros dan saya, Imraan Muslim.

Bergerak Terus IKRAM ! ”Bergerak dengan Hati.”

Dipublikasi di meng-inspirasi diri | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

KOPDAR-5 Belajar KREATIF bag.1

Teman, hari Sabtu, 30 Januari 2010 lalu, Belajar Kreatif mengadakan kopdar belajar kreatif ke-5. Berlokasi di markas The Marketeers, Segitiga Emas Kuningan-ambassador, membuat akses ke loakasi menjadi mudah. Namun, saya sendiri sempat salah jalan dari turun angkot. Berangkat dari Bojonggede pukul 08.00, saya dan teman naik kereta ekonomi AC ke arah stasiun Tebet. Sungguh pengalaman yang dingin (lho?!). cuaca masih pagi, di kereta juga dingin dan banyak angin. Suatu yang bisa dimaklumi bila naik kereta kelas ekonomi DAN ber-AC. Oh iya, saya juga sangat menyarankan bagi kaum perempuan untuk selalu menyiapkan diri naik ekonomi AC bila berpergian melalui jalur kereta. Maksudnya, lebih baik naik ekonomi AC dengan biaya IDR 5.500,- daripada harus naik ekonomi biasa yang SERING penuh dan terlambat. Apalagi bila harus pulang pergi jakarta-bogor/depok pada pagi dan sore hari, you must take ekonomi AC!

Turun di stasiun Tebet, perjalanan berlanjut ke arah lokasi di dekat Mal Ambassador. Pergi naik mikrolet M44 tepat ketika keluar stasiun dan turun tepat di depan Mal Ambassador. Saya tengok kiri-kanan pemandangan sekitar ambassador, dan memang kawasan perkantoran segitiga emas. Marriot dan gedung-gedung tinggi lainnya. Hebat ya, manusia itu. Mereka dapat membuat gedung dan rumah yang sangat tinggi…

Tunggu, kita sedang membicarakan apa ya?!
Kopdar-5 Belajar Kreatif dengan topik tentang hak cipta…Wah, sepertinya kita harus membicarakannya lagi esok. Hari sudah mulai malam. Waktunya pejamkan mata.
(iQ)

Dipublikasi di 1 | Tag , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Tugas 5 : Disiplin Kelas

Imraan Muslim 1215 06 1040

Pertanyaan :

1. Buatlah aturan kelas yang humanis (di kertas concorde) !
2. Tuliskan 10 teknik agar disiplin kelas selalu terbina!

Jawaban :
————————————————
1.Draft aturan kelas yang humanis :
“Anak-anakku yang baik, kita …
1.Kita mau kelas yang nyaman dan bersih. Menjaga kebersihan kelas adalah tugas setiap orang.
2.Kita mau kelas yang tertib dan tenang untuk belajar. Menjaga ketertiban dan tidak membuat rusuh saat pelajaran dimulai adalah kebaikan untuk semua orang.
3.Kita mau kelas yang disiplin waktu dalam memulai dan mengakhiri pelajaran. Setelah waktu pelajaran dimulai guru belum hadir, Ketua Kelas membimbing kelas untuk belajar mandiri sampai guru datang.
Bila guru datang terlambat maksimal 10 menit, ketua kelas menjemput guru di ruangannya atau melapor kepada guru piket.

2.Tuliskan 10 teknik agar disiplin kelas selalu terbina !
—————————-
a.Guru mencontohkan disiplin waktu kepada peserta didik secara konsisten.
b.Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya dan memberikan pendapat selama berada di dikelas.
c.Guru mencontohkan kebersihan dan kerapihan diri kepada peserta didik secara konsisten
d.Guru bersama-sama kelas selalu memulai kelas dengan membuat kesepakatan iklim kelas yang ingin dibangun.
e.Guru mengajak kelas untuk menyepakati sanksi dan hukuman pelanggaran iklim kelas.
f.Guru selalu mendekati tempat-tempat duduk siswa di belakang ataupun tengah kelas secara berkala.
g.Guru bersama-sama kelas memulai jam pembelajaran dengan doa.
h.Guru memberikan tugas latihan dengan cukup.
i.Guru mampu memberikan hukuman dan penghargaan kepada para murid dalam rangka kekurang pahaman atau pelanggaran tugas dan latihan.
j.Guru mengajak kelas merefleksi kembali pelajaran sebelumnya sebelum dan ataupun mendekati akhir jam pelajaran.

dosen pengampu Pengelolaan Kelas, Ibu Suprayekti

Dipublikasi di 1, Inspirasi Tugas Kuliah | Tag , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Tugas 4 : Interaksi Edukatif

Imraan Muslim 121506 1040

Pertanyaan :

1.Berikan 3 contoh Anda melakukan interaksi di kelas dengan memanfaatkan teknik prompting!
2.Bagaimana Anda melakukan komunikasi yang paling baik dalam pembelajaran ?

Jawab :
1.Contoh pemanfaatan teknik prompting :
—————–
a.Verbal prompting : Dosen menanyakan tentang topik pembahasan pekan lalu tentang interaksi kelas kepada para mahasiswa. Mahasiswa dikelas tersebut tidak ada yang mampu atau mau menjawab pertanyaan dosen. Bila dalam waktu yang singkat tidak ada respon dari mahasiswa, dosen memberikan verbal prompting tentang beberapa hal pembahasan lalu, seperti : “Pekan lalu kita membahas tentang prompting. Apakah ada yang dapat memberikan contoh verbal prompting itu seperti apa ?”

b.Gestural prompting : Guru menanyakan tentang bagian-bagian indra yang ada di wajah kepada para murid. Bila para murid tidak mampu atau tidak dapat menjawab, guru memberikan petunjuk dengan menunjuk organ indra di wajahnya sendiri.

c.Physical prompting : Guru yang tidak mendapatkan jawaban dari siswa terkait pertanyaan tentang bagian wajah yang dapat menjadi alat indera manusia, dapat memberikan petunjuk dengan menyentuh salah satu alat indera yang ada pada wajah salah satu murid.

2.Cara Komunikasi yang paling baik dalam pembalajaran menurut penulis:
———-
a.Berkomunikasi dengan menunjukkan keramahan seorang guru yang setara.
b.Saling menghargai posisi dan keadaan saat guru ataupun murid berbicara.
c.Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berbicara ataupun bertanya selama di kelas dengan proporsi yang cukup untuk pembelajaran.
d.Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk saling belajar dengan memberikan waktu belajar kelompok ataupun peserta didik yang ingin memberikan bantuan belajar kepada temannya.

Dipublikasi di 1, Inspirasi Tugas Kuliah | Tag , , , , , , , , , , | 1 Komentar

TUGAS PERENCANAAN IKLIM KELAS POSITIF

Imraan Muslim 121506 1040

Pertanyaan :

1.Rumuskanlah indikator-indikator iklim kelas yang kondusif diihat dari fisik dan hubungan guru dengan murid !
2.Buatlah sketsa ruangan kelas yang menarik dan menyenangkan !

Jawaban :
1.Indikator iklim kelas yang kondusif untuk keadaan minimal/tradisional:
a.Indikator iklim kelas yang kondusif dari aspek fisik :
i.Ruang kelas memiliki cukup ventilasi untuk sirkulasi udara segar.
ii.Ruang kelas memiliki pencahayaan alami yang cukup.
iii.Ruang kelas memiliki luas yang cukup luas untuk memberikan ruang gerak belajar dan interaksi antar siswa.
iv.Ruang kelas memiliki Sarana belajar seperti Peta Atlas Geografi dunia ataupun Globe,papan tulis untuk tulis dan gambar, alat tulis, meja dan kursi untuk guru dan murid.
v.Ruang kelas memiliki akses yang mudah ke kamar mandi/toilet.

b.Indikator iklim kelas yang kondusif dari aspek hubungan guru dengan murid :
i.Murid/peserta didik mau dan tanpa takut bertanya dan berbicara dengan pengajar/guru terkait dengan pelajaran.
ii.Murid/peserta didik mau berkonsultasi dengan guru diluar kelas/jam pelajaran
iii.Murid dan guru saling menyambut ramah di dalam maupun di luar kelas.

Dosen pengampu mata kuliah Pengelolaan Kelas, Ibu Suprayekti.

Dipublikasi di 1, Inspirasi Tugas Kuliah | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

1001 IDF KOMPETISI MASKOT CENTRAL PARK di UNJ

UNTUK KAMU YANG INGINA :
(1) MENDAPATKAN PENGALAMAN BARU DI DUNIA KKREATIF
(2) INGIN MENGIKUTI KOMPETISI DESAIN KREATIF
(3) INGIN MENGEJAR HADIAH ?!
(40 INGIN MENCARI PELUANG BARU…KENAL DENGAN ORANG-ORANG DARI iNTERNATIOnAL dESIGN sCHOOL, cONCEPT mAGAZINE….

SILhkN DATANG KE unj, gD. dAKSINAPATI lt. 3
PADA HARI jumat 13 november 2009 BESOK !! JAM 08.00

gratisss…….

Dipublikasi di 1, meng-inspirasi diri, tentang saya | Meninggalkan komentar